Temanggung – Indonesia kembali berbangga lewat prestasi generasi mudanya. Anantacetta Reugra Abiraya, atau akrab disapa Raya, siswa SD Al Kautsar Temanggung, Jawa Tengah, berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Di usianya yang masih sekolah dasar, Raya telah mengoleksi medali emas dari berbagai ajang Olimpiade Matematika di Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Tiongkok.


Perjalanan Awal Raya di Dunia Matematika

Bakat matematika Raya mulai terlihat sejak ia duduk di bangku kelas awal SD. Orang tuanya menyadari kemampuan analisisnya yang cepat dan rasa ingin tahunya yang tinggi terhadap angka dan pola.

Dengan dukungan keluarga dan guru, Raya mulai mengikuti kompetisi matematika di tingkat lokal dan provinsi. Hasilnya selalu memuaskan, bahkan sering menempati posisi juara. Kepercayaan diri ini menjadi modal berharga ketika ia mulai melangkah ke kompetisi tingkat nasional.


Menembus Ajang Internasional

Langkah besar Raya dimulai ketika ia terpilih mewakili Indonesia di Olimpiade Matematika Internasional di Filipina. Tanpa gentar, ia bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai negara dan sukses meraih medali emas.

Prestasi tersebut menjadi titik awal kiprahnya di ajang-ajang internasional lain:

  • Singapura: Meraih medali emas di Singapore International Mathematics Competition (SIMC).
  • Malaysia: Mengamankan podium tertinggi di Malaysia International Mathematical Olympiad (MIMO).
  • Thailand: Menjadi juara di Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO).
  • Tiongkok: Meraih kemenangan di World Mathematics Invitational (WMI).

Konsistensi meraih emas di berbagai negara membuat namanya mulai dikenal di kalangan komunitas matematika internasional.


Strategi Belajar dan Latihan

Raya memiliki metode belajar yang unik. Selain menguasai konsep dasar matematika, ia gemar mencari tantangan soal-soal non-standar yang membutuhkan kreativitas tinggi.

Setiap hari, ia meluangkan waktu 2–3 jam untuk latihan. Ia juga mengikuti bimbingan khusus yang membantunya mempelajari strategi penyelesaian soal cepat dan akurat.

Menurut gurunya di SD Al Kautsar, Raya bukan hanya menghafal rumus, tetapi benar-benar memahami konsep di balik setiap rumus tersebut. Inilah yang membuatnya mampu menghadapi soal kompleks dalam waktu singkat.


Dukungan Sekolah dan Keluarga

Prestasi Raya tidak lepas dari dukungan penuh sekolahnya. SD Al Kautsar menyediakan fasilitas pembinaan khusus, termasuk guru pembimbing dan try out rutin menjelang kompetisi.

Keluarga juga berperan besar. Orang tuanya selalu mendampingi dalam setiap perjalanan kompetisi, memastikan Raya tetap fokus namun tidak merasa tertekan.


Inspirasi bagi Generasi Muda

Kisah Raya menjadi inspirasi bagi banyak pelajar Indonesia. Di usianya yang masih sangat muda, ia menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan dukungan yang tepat dapat membawa seseorang mencapai panggung dunia.

Raya sendiri berharap prestasinya dapat memotivasi teman-teman sebayanya untuk tidak takut bermimpi besar. “Kalau kita mau berusaha dan tidak menyerah, kita bisa bersaing dengan siapa saja, bahkan di level dunia,” ujarnya.